Teknologi Dalam Pendidikan
PERAN TEKNOLOGI DALAM PENDIDIKAN
A. Teknologi
Merupakan perkembangan suatu alat guna memudahkan pekerjaan manusia. Teknologi juga sebagai alat untuk pemanfaatan pengetahuan dan ilmu pengetahuan. Teknologi pun memasuki berbagai bidang dalam kehidupan manusia untuk meningkatkan efektifitas suatu produksi ataupun kegiatan untuk penggunanya. Dunia pendidikan pun tidak luput dari integrasi teknologi dalam rangka efektifitas dan efisiensi pembelajaran. Teknologi dalam bidang pendidikan juga harus dapat dikembangkan dengan baik demi terwujudnya kehidupan bangsa yang cerdas yang tertuang dalam UUD 1945.
B. Pengertian Pendidikan
Pendidikan menurut para ahli :
Pendidikan adalah suatu proses untuk memanusiakan manusia sehingga membuat manusia mempunyai kehidupan berbudaya. (Pidarta, 2 : 1997)
Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Teknologi telah menjadi kebutuhan setiap insan dalam kehidupan, yang juga menimbulkan untung dan rugi. Berikut akan dijelaskan dampak positif dan negatif teknologi terhadap pendidikan. Teknologi diperkenalkan hampir setiap tahun dan tampaknya kita berada di jalan untuk membuat hidup kita lebih mudah dan lebih nyaman. Pendidikan, yang merupakan refleksi dari perkembangan masyarakat dan merupakan batu pondasi masa depan bangsa telah mengalami perubahan drastis dalam lima puluh tahun terakhir.
C. Dampak positif teknologi pada pendidikan
Membahas perihal sisi positif, dampak teknologi terhadap pendidikan telah menjadi fenomenal. Menggunakan internet dan komputer sebagai media yang efektif untuk membangun komunikasi antar sekolah, guru, siswa dan orang tua, lembaga pendidikan telah mampu menangani banyak hal yang sebelumnya tidak ditangani dengan mudah karena keterbatasan geografis atau kurangnya teknologi yang memadai.
Beranggapan bahwa teknologi merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah hal yang tidak salah. Teknologi memang seharusnya berperan demikian. Untuk apa teknologi diciptakan jika tidak dapat mendatangkan manfaat? Okay, teknologi memang bisa diterapkan dalam dunia pendidikan. Pertanyaannya, teknologi yang seperti apa dan bagaimana penerapannya?
Membicarakan perkuliahan yang diisi oleh orang yang tidak berada di tempat karena ada fitur video call rasanya sudah terlalu klise. Untuk saat ini sendiri di Indonesia sudah ada beberapa perusahaan rintisan termasuk Zenius Education yang menyediakan layanan pembelajaran berbasis video. Dengan adanya hal ini, para siswa tetap bisa belajar meski sedang tidak berada di sekolah. Lebih dari itu, para siswa yang merasa ketinggalan dalam memahami materi tertentu dapat mengakses video materi yang belum dikuasainya. Keberadaan layanan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan rintisan ini menjadi salah satu solusi untuk menyetarakan perbedaan mutu pendidikan antar daerah di Indonesia.
Dengan diketahuinya kebiasaan setiap siswa, guru-guru dapat mengetahui minat sampai kesulitan yang dialami oleh siswa. Misalkan melalui metode pembelajaran digital diketahui bahwa beberapa murid menghabiskan waktu lebih banyak dari murid lain dalam menyaksikan materi persamaan kuadrat. Lebih lanjut lagi, diketahui bahwa murid-murid tersebut juga terekam berkali-kali mengulang materi dari awal. Dengan demikian muncul pemahaman kepada guru siapa yang sudah memahami materi dengan baik dan siapa yang masih kurang. Berbeda halnya dengan metode bertanya di depan kelas. Saat guru bertanya siapa yang belum paham, murid-murid yang sejatinya pemalu bisa saja belum mengerti benar tetapi karena malu memilih untuk diam saja.
Dengan diketahuinya kebiasaan setiap siswa, guru-guru dapat mengetahui minat sampai kesulitan yang dialami oleh siswa. Misalkan melalui metode pembelajaran digital diketahui bahwa beberapa murid menghabiskan waktu lebih banyak dari murid lain dalam menyaksikan materi persamaan kuadrat. Lebih lanjut lagi, diketahui bahwa murid-murid tersebut juga terekam berkali-kali mengulang materi dari awal. Dengan demikian muncul pemahaman kepada guru siapa yang sudah memahami materi dengan baik dan siapa yang masih kurang. Berbeda halnya dengan metode bertanya di depan kelas. Saat guru bertanya siapa yang belum paham, murid-murid yang sejatinya pemalu bisa saja belum mengerti benar tetapi karena malu memilih untuk diam saja.
D. Peran Dan Fungsi Teknologi Dalam Pendidikan
1. Teknologi Pendidikan sebagai peralatan untuk mendukung konstruksi pengetahuan:
2. Untuk mewakili gagasan pelajar pemahaman dan kepercayaan
3. Untuk organisir produksi, multi media sebagai dasar pengetahuan pelajar.
4. Teknologi pendidikan sebagai sarana informasi untuk menyelidiki pengetahuan yang mendukung pelajar :
5. Untuk mengakses informasi yang diperlukan.
6. Untuk perbandingan perspektif, kepercayaan dan pandangan dunia.
7. Teknologi pendidikan sebagai media sosial untuk mendukung pelajaran dengan berbicara :
8. Untuk berkolaborasi dengan orang lain.
9. Untuk mendiskusikan, berpendapat dan membangun konsensus antara anggota sosial.
10. Teknologi pendidikan sebagai mitra intelektual untuk mendukung pelajar
11. Untuk membantu pelajar mengartikulasikan dan memprentasikan apa yang mereka ketahui
REFERENSI
https://jrh.iaingorontalo.ac.id/2019/11/pengertian-peran-dan-manfaat-teknologi.html
Prof. Dr. S. Nasution. MA. Teknologi Pendidikan Penerbit Temmars Bandung tahun 1982
Pidarta, Made. 1997. Landasan Kependidikan. Yakarta: Rineka Cipta
Prof. Sutomo & Sugito M.Pd. 2005. Kapita Selekta & Problematika Teknologi pendidikan. Surabaya UNIPA.
Davil H. Jonassen. Tekonologi Pembelajaran dengan suatu pendekatan Perspektif (Construktif).
https://www.zenius.net/blog/peran-teknologi-dalam-pendidikan
Komentar
Posting Komentar